Showing posts with label sastra. Show all posts
Showing posts with label sastra. Show all posts

Friday, 5 August 2011

kerlingan

kerlingan itu menghapus duka
kerlingan itu mengubah pandangku
kerlingan itu menarik semua peluh luka di hatiku
kerlingan itu mengubah segalanya

sedetik kerlingan menarik jiwaku
sedetik kerlingan menggetarkan hatiku
sedetik kerlingan membuyarkan konsentrasiku

akankah kudapat kerlingan itu lagi
wahai bidadariku..

Saturday, 2 July 2011

ketika

ketika matahari menyinari bumi
bunga tumbuh indah menyapanya

ketika bulan menerangi malam gelap
sang bintang menemaninya

ketika kumbang terbang menjelajah alam
dunia menyapanya dengan deru angin menyejukkan

ketika aku kalut dalam kesedihan
entah darimana kau datang memberikan senyuman

ketika aku melihatmu dari kejauhan
kau menemani aku di tengah matinya hari

ketika aku jatuh cinta
kau mungkin tak tahu aku dimana

aku jatuh cinta pada pandangan pertama
kurasa ini bukan untuk yang pertama kalinya
sulit kurasa ini yang terakhir
karena kau hanya impian
impian layaknya bisa dicapai

tapi kau ini berbeda
kau ini lain adanya

kau hanya bisa kupandang tak kunikmati
kau hanya bisa kudengar tak kumiliki
kau hanya bisa kucinta tak kupegang

kau hanya impian
impian tiap orang yang memiliki imajinasi panjang

ketika kuakhiri baris puisi ini
akankah aku sadar aku mustahil mendapatkanmu ?

Thursday, 23 June 2011

lebih dari sekedar sakit

kala duka menyerang
kala cinta menggersang
kurasa hanya air mata yang tersisa
menggenang di sekujur visi bersembunyi dari citra manusia
hanya aku yang dapat mengenalnya
hanya aku yang merasanya
air mata bersimbah keluh tak terasa membasahi tubuh
ini satu tersakit yang pernah kurasa

semua terjadi begitu saja
satu kedipan mata hilang separuhnya
satu keusilan jenaka merusak sebelanga hidup ceria
satu niat selidik menutup pintu gembira

kenyataan menelan semua indahnya bayangan
imajinasi akan indahnya dunia terhapus serta dalam lantunan detik
kulakukan semua percuma
ini lebih dari sekedar sakit

sakit..
kulahirkan sakit ini sendiri
sakit..
kupeluk erat dukaku sendiri
sakit..
tiada tempat berkeluh peluh luka sengsara
sakit..
hanya aku sendiri bersama bayangan cinta

lepas sudah impian sirna
musnah sudah harapan penuh suka
hilang sudah genggaman manis tanganmu
senyum indahmu..
mata cemerlangmu..
rambut indahmu yang tergerai..

yang ada hanyalah lorong kejam gelap tak berujung
sampai kapan akan kulalui jalan ini ?

Wednesday, 15 June 2011

ungkapan tanpa suara

bila aku bicara, mungkin aku tak merasa
bila aku merasa, mungkin aku tak bicara

aku merasa.. aku tidak bicara..

bila aku bicara, tak sepatah aksara tercipta
bila aku merasa, ratusan bahkan ribuan memori tercipta

bila aku bicara, 5 detik pun takkan terlaksana
bila aku merasa, sayatan angin pun bisa kuraba

bila aku bicara, maka kau akan merasa
bila aku merasa, akankah kau bicara ?

merasa dan bicara
kala ku bicara, getaran terasa
kala ku merasa, terasa getar-getarnya

kurasa tak kau rasa
butuh bicara dalam merangkai rasa
butuh rasa dalam merangkai aksara

pada akhirnya, hanya satu yang kutanya
akankah bunga ku kembali jatuh ke dalam petikannya ?

Tuesday, 14 June 2011

katanya

katanya seorang penulis biasanya orang yang anti-sosial
padahal penulis biasa mendapat pencerahan penulisan melalui lingkungan sekitar

katanya seorang penulis dianggap ahli dalam berbahasa
padahal mereka hanya mencoba menuangkan ide dalam aksara

katanya seorang penulis berimajinasi tinggi
padahal tidak semua tulisan berasal dari khayalan liar

katanya seorang penulis dinilai lembek ketika menulis puisi
padahal mungkin hanya puisi yang dianggapnya sebagai wadah yang asri

katanya seorang penulis itu lucu
padahal anda tidak tahu bagaimana kesedihan itu muncul


penulis hanya seseorang yang mengandalkan tulisan dalam menggambarkan pikiran

penulis hanya seseorang yang mencurahkan isi hati ke dalam bahasa

penulis hanya seseorang yang enggan bicara banyak merangkai

jadi, siapa penulis itu ?

Sunday, 12 June 2011

Pecundang

tiga bulan berjalan
hilang perubahan

celah sempit..
kini tiada jalan
memang tidak ada kesempatan
hanya aksara tanpa ucapan

memang aku ini pecundang

hanya pendam visi
hanya pendam aksi
hanya pendam refleksi

curi sedikit reaksi

tiga bulan berjalan
lewat sudah waktu mengalir
mungkin bukan takdir
kuucapkan selamat bersenang-senang

aku memang pecundang

Saturday, 11 June 2011

midnight posting

i am alone here
while the roses dancing in the garden together

i am alone here
while the stars spend the night in group

i am alone here
while Romeo dying to live together with Juliet

i am alone here
even the moon doesn't show herself to accompany my solitary night

i am alone
like a rail that will always go straight alone

i am alone
like a sun in the minute of sunset

i am alone
like a black in the middle of white

i am alone
like nobody in nowhere

am i alone ?

Friday, 10 June 2011

surat disaat sepi

Aku bukan penyair yang baik
yang tiap menit mengukir aksara untukmu

aku bukan pemusik
yang mampu memainkan alunan harmonis di tiap keluh dan sepi mu

aku bukan orang terpandang
yang di tiap langkah hidupnya dipenuhi kemewahan
menghamburkan uang demi intan

aku bukan siapa-siapa
yang dapat kau banggakan di setiap pertemuan


aku hanyalah aku
aku tidak mempunya semua
tapi kuyakini milikku, milikmu

aku tidak serupa mereka
tapi kuyakini hatiku lebih indah dari mereka


memang aku tidak disana
tapi kamu selalu dihatiku
memang aku hanya membisu
tapi hati ini menyiratkan namamu

memang, kali ini ku dianggap sombong

tapi..

sekarang, nanti, atau lalu
aku akan tetap memilihmu apapun untaianmu

Ada seorang pria

pria ini memiliki seorang teman wanita yang sangat dekat pada waktu itu. seluruh harinya dihabiskan hanya untuk berkomunikasi dengan si wanita. si pria ini menganggap wanita ini adalah soulmate nya dan benar-benar menghargai wanita ini.

akan tetapi, seiring dengan berjalannya waktu, pria ini mulai menyadari bahwa kehadiran dia dalam diri wanita berbeda dengan yang seharusnya dia pikirkan. untuk itu dia berhenti sejenak dan menjauhkan diri sebentar dari lingkungan hidup si wanita.

waktu itu relatif. sebentar ataupun lama tidak bisa diukur oleh siapapun juga. bagi si pria ini, ia benar-benar hilang kontak dengan si wanita hanya sebentar. dan mungkin saja bagi wanita ini, si pria meninggalkan dia dalam waktu yang cukup lama.

akhirnya si pria ini ketika ingin kembali ke wanita pujaannya tersebut, wanita itu hanya menjawab beberapa patah kata saja dan menyebut kata "sombong". putus sudah tali persahabatan diantara mereka.


hal yang ingin gue tarik dari kisah diatas adalah janganlah anda sekalian pernah mencoba untuk melepas salah satu dari teman atau siapapun yang merupakan bagian dari diri anda. karena setiap pilihan merupakan hal yang sangat krusial bagi anda di masa depan. anda tidak tahu bagaimana waktu membawa anda, dan penyesalan selalu datang di belakang.

untuk itu, jagalah hubungan dengan teman, sahabat atau bahkan pacar sekalipun. karena anda tidak akan tahu bagaimana masa depan akan membawa anda.

andaikan anda menjadi si pria, bayangkan betapa miris hidupnya, kehilangan sebagian jiwanya yang ditinggal.
"there are no holes in his shoes, but a big hole in his world"

ketika anda bertanya kepada saya, bagaimana rasanya menjadi si wanita, saya hanya akan menjawab :


saya bukan wanita itu. saya adalah pria